Artificial Intelligence atau AI sekarang bukan lagi teknologi yang hanya digunakan programmer atau perusahaan besar. Pelajar, mahasiswa, guru, pekerja kantoran, content creator, sampai pemilik usaha bisa memanfaatkannya untuk pekerjaan sehari-hari. Mulai dari mencari ide, memahami materi, merangkum dokumen, membuat presentasi, sampai membantu menyusun tulisan, semuanya bisa dilakukan lebih cepat.
Namun, AI sebaiknya diposisikan sebagai asisten, bukan pengganti proses berpikir. Hasil dari AI tetap perlu diperiksa, terutama untuk informasi penting, tugas akademik, dan pekerjaan profesional. Kalau digunakan dengan tepat, tujuh tools berikut bisa menjadi titik awal yang menarik.

1. ChatGPT — Asisten Serbaguna untuk Belajar dan Kerja
ChatGPT bisa digunakan untuk brainstorming, belajar, menulis, matematika, coding, hingga menganalisis gambar dan file. Versi gratisnya juga menyediakan sejumlah fitur tambahan seperti pencarian web, unggahan file/gambar, analisis data, dan pembuatan gambar, meskipun beberapa fitur memiliki batas penggunaan.
Untuk pelajar, ChatGPT bisa digunakan untuk meminta penjelasan materi dengan bahasa sederhana, membuat latihan soal, atau membantu memahami konsep yang sulit. Dalam pekerjaan, penggunaannya bisa diperluas untuk membuat kerangka laporan, merangkum informasi, brainstorming ide pemasaran, atau menyusun draft komunikasi.
2. Google Gemini — Praktis untuk Ekosistem Google
Google Gemini menarik terutama bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan layanan Google. Gemini dapat membantu menulis, brainstorming, belajar, membuat gambar, serta menggunakan input berupa teks, suara, foto, dan kamera. Google juga menyediakan integrasi tertentu dengan layanan seperti Gmail dan Google Drive.
Untuk belajar, misalnya, pengguna dapat meminta AI menjelaskan sebuah topik dari tingkat dasar hingga lebih mendalam. Untuk pekerjaan, Gemini dapat membantu menyusun ide, merangkum informasi, dan mengembangkan draft tulisan.
3. Microsoft Copilot — Cocok untuk Pengguna Microsoft
Bagi yang sehari-hari sudah dekat dengan Windows dan ekosistem Microsoft, Microsoft Copilot patut dicoba. Versi gratisnya dapat digunakan untuk bertanya kepada AI, brainstorming, menulis, merangkum, memperoleh jawaban berbasis pencarian web, hingga membantu memahami halaman web melalui Microsoft Edge.
Ini membuat Copilot cukup praktis untuk kebutuhan kerja sehari-hari, seperti mencari informasi awal, menyusun ide presentasi, membuat draft tulisan, atau meringkas bahan bacaan.
4. Canva AI — Membuat Konten Visual Jadi Lebih Mudah
Canva AI cocok untuk pengguna yang ingin menggabungkan AI dengan pekerjaan kreatif. Canva menyediakan kemampuan AI untuk membantu penulisan, pembuatan gambar, desain, hingga sejumlah aktivitas kreatif lainnya. Pengguna Canva Gratis dapat mencoba berbagai fitur AI, tetapi penggunaannya memiliki kuota dan beberapa kemampuan yang lebih canggih membutuhkan paket berbayar.
Untuk pelajar, Canva dapat membantu membuat poster, infografis, dan bahan presentasi. Sementara untuk pekerjaan atau bisnis, tool ini berguna untuk membuat materi media sosial, konten promosi, presentasi, dan berbagai kebutuhan visual.
5. Perplexity — Membantu Riset dan Mencari Informasi
Perplexity dikenal sebagai mesin pencarian berbasis AI. Alih-alih hanya memberikan daftar hasil pencarian, pengguna bisa mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban yang dilengkapi sumber untuk ditelusuri lebih lanjut.
Ini sangat membantu ketika sedang mencari gambaran awal sebuah topik. Pelajar bisa menggunakannya untuk eksplorasi materi, sementara pekerja dapat memanfaatkannya untuk riset awal tentang industri, kompetitor, tren, atau topik tertentu. Tetap buka dan periksa sumber aslinya sebelum menggunakan informasi untuk keputusan penting.
👉 Temukan berbagai e-book dan materi belajar di Platihan.id dan mulai kembangkan ide bisnis Anda menjadi langkah nyata.
Belajar jadi mudah dan praktis!
Temukan eBook berkualitas di www.platihan.id dan upgrade kemampuanmu!

