Bingung mencari ide konten? Sudah punya topik menarik, tetapi kesulitan membuat skrip yang bikin penonton betah sampai akhir? Sekarang, membuat konten berkualitas tidak harus menghabiskan waktu berjam-jam. Dengan bantuan ChatGPT dan teknik prompt yang tepat, siapa pun bisa menyusun skrip video edukasi, storytelling, podcast, hingga narasi cinematic dengan lebih cepat dan terstruktur.
Di era digital, kemampuan membuat konten menjadi salah satu keterampilan yang semakin penting. Bukan hanya bagi content creator, tetapi juga pelaku UMKM, pebisnis online, digital marketer, hingga siapa saja yang ingin membangun personal branding.
Menariknya, Anda tidak harus menjadi penulis profesional untuk memulai. Melalui 5 prompt ChatGPT berikut ini, Anda bisa mengembangkan ide sederhana menjadi konten yang informatif, kreatif, dan sesuai dengan karakter audiens.

Mengapa Prompt ChatGPT Penting untuk Content Creator?
Pernah mencoba meminta ChatGPT membuat skrip konten, tetapi hasilnya terlalu umum, kaku, atau kurang menarik? Salah satu penyebabnya adalah instruksi yang diberikan belum cukup spesifik.
Prompt merupakan perintah atau instruksi yang kita berikan kepada AI untuk menghasilkan jawaban tertentu. Semakin jelas tujuan, konteks, target audiens, dan gaya bahasa yang diminta, semakin mudah ChatGPT menghasilkan draf yang sesuai kebutuhan.
Salah satu teknik yang bisa digunakan adalah PASC (Persona, Action, Step, Context). Teknik ini membantu menyusun instruksi dengan empat unsur penting: peran AI, tugas yang harus dilakukan, tahapan pengerjaan, dan konteks penggunaannya.
1. Prompt ChatGPT untuk Skrip Konten Edukasi 60 Detik
Contoh prompt:
Kamu adalah seorang content strategist profesional. Buatkan skrip video edukasi berdurasi 60 detik tentang [TOPIK] dengan bahasa santai, informatif, dan mudah dipahami.
Mulai dengan hook yang menarik perhatian dalam 3 detik pertama. Lanjutkan dengan 3 poin penting yang disertai contoh sederhana. Akhiri dengan CTA yang mengajak penonton menyimpan atau membagikan video.
Target audiens adalah anak muda usia 20–30 tahun yang menyukai konten edukasi singkat di Instagram Reels.
2. Prompt ChatGPT untuk Emotional Storytelling
Contoh prompt:
Kamu adalah seorang copywriter profesional yang ahli dalam emotional storytelling. Buatkan skrip video storytelling berdurasi 60 detik tentang [TOPIK] menggunakan gaya bahasa emosional, natural, dan menyentuh.
Mulai dengan hook yang misterius atau personal. Bangun konflik singkat yang dekat dengan pengalaman audiens, kemudian hadirkan perubahan situasi atau insight yang mendalam. Akhiri dengan kalimat reflektif yang membuat penonton berpikir.
Target audiens adalah pengguna TikTok usia 18–35 tahun yang menyukai cerita inspiratif dan relatable.
3. Prompt ChatGPT untuk Konten 5 Point Listicle
Contoh prompt:
Kamu adalah seorang content writer yang ahli membuat konten edukasi media sosial. Buatkan skrip konten tentang [TOPIK] dalam format 5 poin penting. Gunakan gaya bahasa singkat, jelas, dan langsung ke inti pembahasan.
Mulai dengan pertanyaan menarik atau fakta yang dapat dibuktikan. Lanjutkan dengan 5 poin yang praktis dan mudah diterapkan. Berikan satu contoh singkat pada setiap poin. Akhiri dengan CTA yang mengajak audiens menyimpan atau membagikan konten.
Target audiens adalah pekerja muda dan pemilik bisnis kecil. Konten akan digunakan untuk Instagram Carousel dan LinkedIn.
4. Prompt ChatGPT untuk Skrip Dialog atau Podcast
Contoh prompt:
Kamu adalah seorang penulis skrip profesional untuk podcast dan video percakapan. Buatkan skrip dialog antara dua orang tentang [TOPIK]. Karakter pertama adalah seorang pemula yang penasaran dan banyak bertanya. Karakter kedua adalah seseorang yang memahami topik tersebut dan mampu menjelaskan dengan sederhana.
Buat percakapan yang natural, ringan, informatif, dan sesekali mengandung humor. Gunakan alur pertanyaan, jawaban, insight menarik, dan penutup berupa punchline atau CTA.
Target audiens adalah content creator dan pelaku bisnis digital. Video akan digunakan untuk TikTok dan YouTube Shorts.
5. Prompt ChatGPT untuk Narasi Cinematic
Contoh prompt:
Kamu adalah seorang penulis naskah voice-over cinematic profesional. Buatkan narasi video berdurasi 60 detik tentang [TOPIK] dengan gaya reflektif, emosional, dan penuh makna. Mulai dengan kalimat pendek yang kuat untuk menarik perhatian. Bangun pesan utama secara bertahap melalui narasi yang puitis tetapi tetap mudah dipahami.
Akhiri dengan kalimat yang memberikan perspektif baru atau membuat penonton merenung. Sertakan rekomendasi visual atau B-roll untuk setiap bagian narasi, serta saran suasana musik yang mendukung.
Target audiens adalah pengguna Instagram Reels dan TikTok usia 20–40 tahun yang menyukai video estetik dan inspiratif.
Sudah siap mencoba lima prompt ChatGPT di atas? Pilih satu topik yang Anda kuasai, salin prompt yang paling sesuai, lalu sesuaikan hasilnya dengan gaya konten Anda.
Belajar lebih mudah, mulai lebih percaya diri, dan kembangkan peluang bisnis bersama Platihan.id!
Belajar jadi mudah dan praktis!
Temukan eBook berkualitas di www.platihan.id dan upgrade kemampuanmu!

